Pangandaranku -
Jakarta, Persaingan pasar kendaraan listrik di Indonesia diprediksi akan semakin memanas. Setelah sempat mencuri perhatian di ajang IIMS 2026, kini teka-teki soal harga mobil listrik modular terbaru dari Korea Selatan, Kia PV5, mulai menemukan titik terang.
Berdasarkan data Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang dilihat Otomotif Senin 20 April 2026, nama Kia PV5 sudah resmi tercantum. Hal ini menjadi indikasi kuat bahwa PT Kia Sales Indonesia selaku agen pemegang merek tengah menyiapkan model tersebut untuk segera dipasarkan di Tanah Air.
Dalam dokumen tersebut, Kia PV5 hadir dengan varianĀ PV5 EV Passenger Van (7 Seats). Nilai NJKB yang tercatat sebesar Rp663 juta, sementara Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan (DPPK) berada di angka Rp696,15 juta.
Seperti diketahui, NJKB bukan merupakan harga jual resmi kendaraan di diler. Namun, angka ini kerap menjadi acuan awal untuk melihat posisi harga sebuah model sebelum diluncurkan ke pasar. Dengan mempertimbangkan statusnya sebagai mobil listrik, harga on the road diperkirakan akan berada di atas nilai tersebut.
Kehadiran PV5 juga menarik karena membawa format yang berbeda dibanding model Kia yang sudah lebih dulu dijual di Indonesia. Jika sebelumnya Kia menghadirkan EV9 sebagai SUV listrik, PV5 justru hadir dalam bentuk van penumpang dengan konfigurasi tujuh kursi.
Model ini dibangun di atas platform E-GMP (Electric Global Modular Platform), yang juga digunakan pada sejumlah mobil listrik Kia lainnya. Platform tersebut dikenal mendukung efisiensi dan fleksibilitas dalam pengembangan kendaraan listrik.
Secara global, PV5 menawarkan spesifikasi yang mendukung kebutuhan mobilitas harian hingga penggunaan komersial ringan. Mobil ini dibekali baterai lithium-ion dengan kapasitas hingga 71,2 kWh, serta mampu menempuh jarak lebih dari 400 kilometer dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar WLTP.
Motor listriknya menghasilkan tenaga setara 161 daya kuda dengan torsi 250 Nm. Selain itu, PV5 juga sudah mendukung pengisian cepat DC hingga 150 kW, yang memungkinkan pengisian daya dari 10 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit.
Hingga saat ini, pihak KIA Indonesia masih belum mengumumkan jadwal peluncuran resmi untuk model tersebut. Namun dengan sudah munculnya data NJKB, peluang kehadiran Kia PV5 di pasar domestik dalam waktu dekat semakin terbuka.