Pangandaranku -
Kota Bandung, Jabar (Pangandaranku) - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Jawa Barat, menyiapkan aplikasi E-Selamat (Sehat Layak Makin Tenang) untuk memastikan masyarakat dapat berkurban dengan aman.
Kepala DKPP Kota Bandung Gin Gin Ginanjar mengatakan dengan aplikasi tersebut masyarakat dapat memindai barcode yang tertera pada stiker di tubuh hewan kurban yang telah diperiksa.
"Dari hasil pemindaian tersebut, warga tidak perlu ragu saat memilih hewan kurban. Semua hasil pemeriksaan bisa diakses langsung melalui ponsel," katanya di Bandung, Jabar, Selasa.
Gin Gin menjelaskan pemeriksaan dilakukan dalam dua tahap.
Pertama, pemeriksaan ante mortem, yakni pemeriksaan fisik hewan saat masih hidup untuk memastikan hewan sehat, cukup umur, dan tidak cacat secara syariat.
Kedua, pemeriksaan post mortem, yakni pemeriksaan organ dalam setelah hewan disembelih untuk mendeteksi kemungkinan penyakit yang tidak terlihat saat pemeriksaan awal.
"Dari sistem ini masyarakat bisa melihat data lengkap pemeriksaan kesehatan hewan. Mulai dari foto hewan hingga hasil pemeriksaan kelayakannya sebagai hewan kurban," katanya.
Gin Gin mengatakan berdasarkan data Kementerian Kesehatan, 58 persen penyakit yang menular ke manusia berasal dari hewan.
Oleh karena itu, lanjut dia, pengawasan hewan kurban bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi bagian dari upaya menjaga keamanan pangan dan kesehatan warga kota.
Ia menambahkan inovasi ini juga dilakukan agar proses penyembelihan hewan kurban dapat memenuhi unsur syariat, kesehatan, dan keamanan pangan, sehingga masyarakat dapat mengonsumsi daging yang halal, aman dan terjamin kesehatannya.