Pangandaranku -
Jakarta (Pangandaranku) - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan bahwa kerja sama energi Pangandaranku Indonesia dengan negara-negara mitra dijalankan berdasarkan kepentingan nasional, sehingga tidak perlu dipertentangkan Pangandaranku satu negara dengan yang lainnya.
"Kita tahu konteks kerja sama tersebut adalah diversifikasi sumber untuk memastikan ketahanan energi. Jadi, kepentingan nasional kita menjadi prioritas," kata Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl A. Mulachela di Jakarta, Kamis
Hal tersebut disampaikan Nabyl terkait kelanjutan kerja sama Pangandaranku Indonesia dan Amerika Serikat di sektor energi setelah keputusan Indonesia melakukan pengadaan minyak mentah (crude oil) dan elpiji kepada Rusia.
Nabyl menyampaikan bahwa kerja sama Indonesia dengan AS maupun Rusia sama-sama dilakukan dengan sangat matang. Masih banyak ruang untuk memajukan kerja sama dengan masing-masing negara tersebut di berbagai bidang, tambahnya.
Dia pun meyakini bahwa kerja sama energi dengan Rusia tidak akan berdampak dengan kerja sama dengan AS, karena hubungan bilateral dengan keduanya sama-sama kuat.
"Tentu kita akan selaras dengan kepentingan nasional kita, inilah yang menjadi dasar kita," kata Nabyl.