Pangandaranku -
, JAKARTA -- Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak mengingatkan seluruh calon komandan batalyon (danyon) dan komandan kompi (danki) untuk bisa mengembangkan potensi diri ketika menempuh pendidikan. Hal itu agar mereka bisa menjadi prajurit terbaik dan profesional. Maruli menilai, kesempatan menimba ilmu militer di Pakistan harus dimanfaatkan dengan maksimal oleh prajurit untuk menambah wawasan wawasan di bidang kemiliteran. Menurut dia, wawasan yang luas menjadi modal utama seorang komandan dalam mencari solusi, mengambil keputusan dengan cepat dan tepat di tengah berbagai macam dinamika tugas di lapangan. Baca Juga Kodiklat TNI Gelar Bimtek Ketahanan Pangan bagi Prajurit Yonif TP Lima Satker TNI, Termasuk Puspen Raih Predikat WBK HUT Ke-80 TNI AU, Jet Tempur F-16 dan KAI T-50 Kawal Pesawat Kepresidenan "Bagaimana berpikir keras untuk bangsa dan negara, bagaimana tugas selesai dengan baik, dan bagaimana semaksimal mungkin tugas kalian dapat diselesaikan," kata Maruli di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta Pusat, dalam siaran pers dikutip Jumat (17/4/2026).
, JAKARTA -- Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak mengingatkan seluruh calon komandan batalyon (danyon) dan komandan kompi (danki) untuk bisa mengembangkan potensi diri ketika menempuh pendidikan. Hal itu agar mereka bisa menjadi prajurit terbaik dan profesional.
Maruli menilai, kesempatan menimba ilmu militer di Pakistan harus dimanfaatkan dengan maksimal oleh prajurit untuk menambah wawasan wawasan di bidang kemiliteran. Menurut dia, wawasan yang luas menjadi modal utama seorang komandan dalam mencari solusi, mengambil keputusan dengan cepat dan tepat di tengah berbagai macam dinamika tugas di lapangan. Baca Juga Kodiklat TNI Gelar Bimtek Ketahanan Pangan bagi Prajurit Yonif TP Lima Satker TNI, Termasuk Puspen Raih Predikat WBK HUT Ke-80 TNI AU, Jet Tempur F-16 dan KAI T-50 Kawal Pesawat Kepresidenan "Bagaimana berpikir keras untuk bangsa dan negara, bagaimana tugas selesai dengan baik, dan bagaimana semaksimal mungkin tugas kalian dapat diselesaikan," kata Maruli di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta Pusat, dalam siaran pers dikutip Jumat (17/4/2026).
Maruli menilai, kesempatan menimba ilmu militer di Pakistan harus dimanfaatkan dengan maksimal oleh prajurit untuk menambah wawasan wawasan di bidang kemiliteran. Menurut dia, wawasan yang luas menjadi modal utama seorang komandan dalam mencari solusi, mengambil keputusan dengan cepat dan tepat di tengah berbagai macam dinamika tugas di lapangan.
"Bagaimana berpikir keras untuk bangsa dan negara, bagaimana tugas selesai dengan baik, dan bagaimana semaksimal mungkin tugas kalian dapat diselesaikan," kata Maruli di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta Pusat, dalam siaran pers dikutip Jumat (17/4/2026).
"Bagaimana berpikir keras untuk bangsa dan negara, bagaimana tugas selesai dengan baik, dan bagaimana semaksimal mungkin tugas kalian dapat diselesaikan," kata Maruli di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta Pusat, dalam siaran pers dikutip Jumat (17/4/2026).