Pangandaranku -
Jakarta, Pangandaranku - Konektivitas transportasi menuju Pulau Belitung dan KEK Tanjung Kelayang semakin baik, ditandai dengan masuknya maskapai baru asal Singapura dengan perjalanan langsung (direct) Singapura-Belitung.
Direktur KEK Tanjung Kelayang Daniel Alexander mengatakan pada 3 Mei 2026 mendatang, akses penerbangan internasional langsung mulai dibuka menuju Belitung, oleh maskapai asal Singapura yakni Scoot Airline.
"Dalam waktu dekat, Belitung sudah bisa diakses langsung dari Singapura dengan maskapai Scoot per 3 Mei 2026. Jadi dari Singapura ke Belitung dapat diakses kurang dari satu jam," kata Daniel di Jakarta, dikutip Senin (20/4/2026).
Penerbangan Scoot Airline Singapura-Belitung ini diperkirakan akan beroperasi rutin dua kali seminggu, yakni setiap Rabu dan Minggu.
Daniel berharap, dengan hadirnya maskapai internasional asal Singapura dan perjalanan langsung, maskapai penerbangan internasional lainnya akan mengikut maskapai asal Singapura tersebut, sehingga pilihan perjalanan internasional menuju Belitung semakin banyak.
"Kami menyambut baik kolaborasi dengan maskapai Scoot asal Singapura. Kami berharap ke depannya ada maskapai low-cost carrier (LCC) maupun full service internasional lainnya yang bisa melirik rute ini, sehingga semakin banyak maskapai yang tersedia, semakin kompetitif harga tiketnya, yang pada akhirnya dapat mendongkrak load factor dan volume wisatawan mancanegara ke Belitung," jelasnya.
Tak hanya penerbangan internasional secara langsung, Daniel juga berharap maskapai domestik bisa makin bertambah, sehingga wisatawan domestik semakin tertarik ke Belitung karena pilihan penerbangan juga makin banyak.
"Harapan kami adalah adanya sinergi lintas kementerian untuk memberikan dukungan nyata terhadap konektivitas udara di Belitung. Secara khusus, kami sangat berharap maskapai nasional bisa kembali meningkatkan jumlah frekuensi penerbangan menuju Belitung," ucapnya.
Mengutip situs resmi kek.go, KEK Tanjung Kelayang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) No 6/2016 dan berlokasi di Pulau Belitung. KEK Pariwisata ini memiliki keunggulan geostrategis, yaitu terletak Pangandaranku Indonesia dan negara ASEAN yang merupakan target captive market.
KEK ini diresmikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada 14 Maret 2019, dengan total luas mencapai 324,4 hektare (ha). KEK ini diproyeksikan dapat menarik investasi sebesar Rp10,3 triliun dan mampu menyerap 5.000 tenaga kerja pada tahun 2036.