Pangandaranku -
Rusia kembali melancarkan serangan udara ke ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Kamis (16/4/2026) dan wilayah lainnya. Serangan yang melibatkan rudal dan drone tersebut menewaskan sedikitnya 17 orang, termasuk seorang anak berusia 12 tahun, serta melukai puluhan warga. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Dilansir Reuters, otoritas setempat melaporkan serangan terjadi sepanjang malam, memicu kebakaran besar di sejumlah titik kota. Rekaman video memperlihatkan kobaran api yang tak terkendali dengan asap hitam tebal membumbung tinggi ke langit, sementara petugas pemadam kebakaran berupaya menjinakkan api di tengah kondisi gelap. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, menyebutkan sedikitnya 45 warga mengalami luka-luka akibat serangan tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa serangan kembali terjadi pada Kamis pagi, ketika sebuah drone terbang rendah dan menghantam gedung apartemen setinggi 18 lantai. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Sementara itu, layanan darurat Ukraina memperbarui jumlah korban tewas menjadi lima orang, meningkat dari laporan awal sebelumnya. Hingga kini, tim penyelamat masih terus melakukan evakuasi serta pembersihan puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan.(REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Serangan terbaru ini kembali menunjukkan eskalasi konflik yang terus berlangsung di wilayah tersebut, dengan warga sipil menjadi pihak yang paling terdampak. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)