Pangandaran | Trip Wisata Premium Pangandaranku
Kembali

PULUHAN WARGA KERACUNAN NASI KOTAK DI BANDUNG BARAT, SATU MENINGGAL DUNIA

12 April 2026
PULUHAN WARGA KERACUNAN NASI KOTAK DI BANDUNG BARAT, SATU MENINGGAL DUNIA
JAWA BARAT

PANGANDARANKU — REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Seorang warga dari 83 korban keracunan nasi kotak dalam kegiatan keagamaan di Desa Cilangsari, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dinyatakan meninggal dunia. Kepala Desa Cilangari, Kecamatan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat, Sobana mengatakan, seorang warga yang meninggal bernama Rahmat (63) asal RW 11.  Warga tersebut meninggal pada Senin (13/2/2023) sekitar pukul 22.00 WIB, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cililin. "Korban meninggal sekarang sudah dimakamkan," kata Sobana saat dihubungi di Bandung, Jawa Barat, Selasa (14/2/2023). Dia mengatakan, adapun keracunan itu diduga bermula dari warga yang menyantap nasi kotak saat acara keagamaan pada Sabtu (11/2/2023). Menurut dia, korban sebelumnya sempat menjalani perawatan di Puskesmas Gununghalu. Namun, karena kondisinya semakin parah, korban itu dirujuk ke RSUD Cililin.  Sebelumnya, Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat Mawaddah mengatakan, pihaknya masih menyelidiki secara perinci penyebab puluhan warga itu keracunan. Warga yang keracunan itu mengalami sejumlah gejala, di nya mual-mual, pusing, suhu badan meningkat (tinggi), muntah-muntah, hingga diare.  Dia mengatakan, nasi kotak yang dikonsumsi oleh warga itu berisi nasi putih, ayam goreng, tumis bihun, dan sambal goreng kentang. Menurut dia, sampel makanan nasi kotak itu telah dibawa untuk diuji.  "Kita tidak bisa menduga-duga. Penyebab pastinya menunggu hasil laboratorium keluar," kata Mawaddah.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Seorang warga dari 83 korban keracunan nasi kotak dalam kegiatan keagamaan di Desa Cilangsari, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dinyatakan meninggal dunia. Kepala Desa Cilangari, Kecamatan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat, Sobana mengatakan, seorang warga yang meninggal bernama Rahmat (63) asal RW 11.

Warga tersebut meninggal pada Senin (13/2/2023) sekitar pukul 22.00 WIB, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cililin. "Korban meninggal sekarang sudah dimakamkan," kata Sobana saat dihubungi di Bandung, Jawa Barat, Selasa (14/2/2023). Dia mengatakan, adapun keracunan itu diduga bermula dari warga yang menyantap nasi kotak saat acara keagamaan pada Sabtu (11/2/2023). Menurut dia, korban sebelumnya sempat menjalani perawatan di Puskesmas Gununghalu. Namun, karena kondisinya semakin parah, korban itu dirujuk ke RSUD Cililin.  Sebelumnya, Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat Mawaddah mengatakan, pihaknya masih menyelidiki secara perinci penyebab puluhan warga itu keracunan. Warga yang keracunan itu mengalami sejumlah gejala, di nya mual-mual, pusing, suhu badan meningkat (tinggi), muntah-muntah, hingga diare.  Dia mengatakan, nasi kotak yang dikonsumsi oleh warga itu berisi nasi putih, ayam goreng, tumis bihun, dan sambal goreng kentang. Menurut dia, sampel makanan nasi kotak itu telah dibawa untuk diuji.  "Kita tidak bisa menduga-duga. Penyebab pastinya menunggu hasil laboratorium keluar," kata Mawaddah.

Warga tersebut meninggal pada Senin (13/2/2023) sekitar pukul 22.00 WIB, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cililin. "Korban meninggal sekarang sudah dimakamkan," kata Sobana saat dihubungi di Bandung, Jawa Barat, Selasa (14/2/2023).

Dia mengatakan, adapun keracunan itu diduga bermula dari warga yang menyantap nasi kotak saat acara keagamaan pada Sabtu (11/2/2023). Menurut dia, korban sebelumnya sempat menjalani perawatan di Puskesmas Gununghalu. Namun, karena kondisinya semakin parah, korban itu dirujuk ke RSUD Cililin.  Sebelumnya, Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat Mawaddah mengatakan, pihaknya masih menyelidiki secara perinci penyebab puluhan warga itu keracunan. Warga yang keracunan itu mengalami sejumlah gejala, di nya mual-mual, pusing, suhu badan meningkat (tinggi), muntah-muntah, hingga diare.  Dia mengatakan, nasi kotak yang dikonsumsi oleh warga itu berisi nasi putih, ayam goreng, tumis bihun, dan sambal goreng kentang. Menurut dia, sampel makanan nasi kotak itu telah dibawa untuk diuji.  "Kita tidak bisa menduga-duga. Penyebab pastinya menunggu hasil laboratorium keluar," kata Mawaddah.

Dia mengatakan, adapun keracunan itu diduga bermula dari warga yang menyantap nasi kotak saat acara keagamaan pada Sabtu (11/2/2023). Menurut dia, korban sebelumnya sempat menjalani perawatan di Puskesmas Gununghalu. Namun, karena kondisinya semakin parah, korban itu dirujuk ke RSUD Cililin.

Sebelumnya, Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat Mawaddah mengatakan, pihaknya masih menyelidiki secara perinci penyebab puluhan warga itu keracunan. Warga yang keracunan itu mengalami sejumlah gejala, di nya mual-mual, pusing, suhu badan meningkat (tinggi), muntah-muntah, hingga diare.  Dia mengatakan, nasi kotak yang dikonsumsi oleh warga itu berisi nasi putih, ayam goreng, tumis bihun, dan sambal goreng kentang. Menurut dia, sampel makanan nasi kotak itu telah dibawa untuk diuji.  "Kita tidak bisa menduga-duga. Penyebab pastinya menunggu hasil laboratorium keluar," kata Mawaddah.

Sebelumnya, Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat Mawaddah mengatakan, pihaknya masih menyelidiki secara perinci penyebab puluhan warga itu keracunan. Warga yang keracunan itu mengalami sejumlah gejala, di nya mual-mual, pusing, suhu badan meningkat (tinggi), muntah-muntah, hingga diare.

Dia mengatakan, nasi kotak yang dikonsumsi oleh warga itu berisi nasi putih, ayam goreng, tumis bihun, dan sambal goreng kentang. Menurut dia, sampel makanan nasi kotak itu telah dibawa untuk diuji.  "Kita tidak bisa menduga-duga. Penyebab pastinya menunggu hasil laboratorium keluar," kata Mawaddah.

Dia mengatakan, nasi kotak yang dikonsumsi oleh warga itu berisi nasi putih, ayam goreng, tumis bihun, dan sambal goreng kentang. Menurut dia, sampel makanan nasi kotak itu telah dibawa untuk diuji.

Limited Offers

Rencanakan Liburan
Ke Pangandaran?

Nikmati pengalaman seru dengan paket wisata pilihan, mulai dari body rafting, sewa perahu, hingga penginapan eksklusif.

Baca Juga

JAWA BARAT

BANJIR RENDAM BANDUNG TIMUR, SEJUMLAH JALAN DI RANCAEKEK--MAJALAYA TERGENANG

PANGANDARAN

INI TIPS JALANI PUASA DARI RSUD PANDEGA PANGANDARAN

PANGANDARAN

PERLU IMUNISASI! DIREKTUR RSUD PANDEGA PANGANDARAN INGATKAN BAHAYA CAMPAK

WISATA

WISATAWAN MENINGKAT, SAMPAH DI PANGANDARAN BERLIPAT GANDA DI MASA LIBUR LEBARAN