Pangandaranku -
SEABW 2026 akan digelar pada 20–21 Mei di TRUE ICON HALL, ICONSIAM, di tengah fase penting perkembangan aset digital di Asia Tenggara
Bangkok, (Pangandaranku/PRNewswire)- Southeast Asia Blockchain Week (SEABW) resmi kembali digelar di Bangkok pada 18–24 Mei 2026. Diselenggarakan oleh Hashed, perusahaan modal ventura Web3 global, bersama ShardLab—laboratorium inovasi yang beroperasi melalui kemitraan strategis dengan SCBX, grup teknologi finansial terkemuka di Thailand—SEABW merupakan konferensi blockchain terdepan di kawasan ini.
Edisi ketiga ini akan mempertemukan para pemimpin global Web3, investor institusional, serta pembuat kebijakan untuk mendorong perubahan narasi industri dari spekulasi menuju integrasi di dunia nyata.
SEABW 2026 akan berfokus pada lima tema utama: Regulatory Frontier, Institutional Verticalization, RWA 2.0, The Agentic Economy, dan The Base Layer Imperative. Hojin Kim, CEO ShardLab, menekankan pentingnya agenda tahun ini:
"Pada tahun 2026, Asia Tenggara telah berkembang menjadi 'Powerhouse of Value' global, di mana batas Pangandaranku keuangan institusional dan aplikasi konsumen sehari-hari semakin kabur. Di ShardLab, kami melihat kawasan ini memimpin perubahan besar di mana Agentic AI dan infrastruktur on-chain bukan lagi teknologi yang tak terlihat, melainkan alat nyata yang memberdayakan jutaan pengguna dalam kehidupan sehari-hari. SEABW 2026 dirancang sebagai titik temu utama bagi para visioner yang membawa Web3 ke masyarakat luas, menjembatani protokol mutakhir dengan pengalaman nyata dari populasi digital paling dinamis di dunia."
Asia Tenggara telah bertransformasi dari pusat minat ritel menjadi pemimpin global dalam infrastruktur institusional. Thailand saat ini menetapkan standar regional; persetujuan crypto ETF oleh SEC Thailand, perdagangan futures yang diatur di TFEX, serta pembebasan pajak capital gain mencerminkan pasar yang tengah mengalami integrasi aktif.